Menata ulang lahan bekas tambang tentu bukan perkara mudah. Meskipun banyak teknik reklamasi tambang telah berkembang, penanaman benih cover crop tambang tetap menjadi strategi vital yang terbukti mempercepat pemulihan vegetasi alami.
Anda mungkin pernah terpikirkan, tanaman apa saja yang paling efektif untuk kondisi tanah pasca tambang? Dalam pembahasan ini, kami akan memberikan jenis-jenis benih cover crop terbaik yang telah banyak digunakan pada berbagai proyek reklamasi di Indonesia.
1. Mucuna cochinchinensis
Tanaman ini lebih dikenal sebagai cover crop ekonomis yang sangat cocok untuk pemulihan awal lahan tambang. Hal ini dikarenakan tanaman Mucuna cochinchinensis memiliki pertumbuhan yang sangat cepat.
Dalam kondisi lahan minim hara sekalipun, tanaman Mucuna cochinchinensis tetap mampu berkembang dan tumbuh dengan baik. Selain itu, kemampuan merambatnya membuatnya efektif dalam menutup tanah secara merata dalam waktu singkat.
Keunggulan lainnya terletak pada produksi biomassa yang tinggi, mampu menekan gulma, serta meningkatkan kandungan bahan organik. Meskipun daya tumbuhnya relatif rendah, benih ini banyak dipakai karena murah dan hasil tanam yang maksimal.
Beli Benih Mucuna cochinchinensis
2. Calopogonium mucunoides
Sering disebut kacangan CM, tanaman ini sangat digemari dalam revegetasi tambang karena toleransinya terhadap naungan dan kemampuan fiksasi nitrogen yang cukup tinggi. Karakteristik Calopogonium mucunoides mempunyai daun lebar yang mampu mengurangi erosi secara signifikan.
Di tengah proses reklamasi yang membutuhkan stabilisasi tanah cepat, tanaman Calopogonium mucunoides sangat berguna untuk menahan partikel tanah agar tidak terbawa air hujan. Sistem perakarannya juga mampu memperbaiki struktur tanah.
3. Centrosema pubescens
Sebagai salah satu legume tropis kuat, Centrosema pubescens sangat tahan terhadap pH tanah yang masam, khas tanah bekas tambang batubara. Tumbuhan ini memiliki morfologi menjalar, mampu membentuk hamparan vegetasi rapat yang memperlambat limpasan air permukaan.
Keunggulan lainnya dari tanaman ini terletak pada daya tahannya terhadap kondisi drainase buruk. Centrosema pubescens ini tidak akan cepat mati meski terpapar genangan sesaat.
Beli Benih Centrosema pubescens
4. Pueraria javanica (PJ)
Pueraria javanica atau lebih dikenal benih PJ merupakan salah satu jenis cover crop legendaris yang banyak digunakan di area reklamasi tambang. Dengan kemampuan memanjat atau merambat, PJ efektif dalam melindungi permukaan tanah dari erosi serta membentuk biomassa dalam jumlah besar.
Selain mempunyai peran sebagai penutup tanah, Pueraria javanica juga menjadi pelopor pemulihan struktur tanah karena akar-akarnya dapat memecah tanah keras, meningkatkan porositas, dan mendukung sirkulasi udara di bawah permukaan.
5. Crotalaria juncea (CRY)
Dikenal juga sebagai sunn hemp, Crotalaria juncea merupakan legume semusim yang sangat cepat tumbuh dan menghasilkan biomassa tinggi. Crotalaria juncea atau CRY juga memiliki bunga kuning mencolok, yang turut mendukung estetika lahan reklamasi.
Tanaman Crotalaria juncea ini sangat digemari karena selain menambah kandungan nitrogen tanah, CRY juga efektif dalam pengendalian nematoda dan memperbaiki struktur tanah liat.
6. Stylosanthes guianensis
Jenis ini terkenal tangguh dalam menghadapi kondisi iklim ekstrem. Stylosanthes guianensis mampu tumbuh baik di tanah asam dan miskin hara, sekaligus memberikan fiksasi nitrogen yang baik untuk tanah.
Meskipun bukan termasuk tanaman menjalar, stylos tetap berguna karena bentuknya semak rendah yang padat. Hal ini menjadikannya cocok untuk kombinasi penanaman dengan cover crop rambat lainnya.
7. Desmodium spp.
Spesies Desmodium memiliki banyak varietas yang dapat digunakan dalam revegetasi. Beberapa di antaranya bahkan memiliki daun kecil yang mampu menutup tanah secara perlahan namun stabil. Meskipun pertumbuhannya tidak secepat jenis lain, Desmodium unggul dalam daya tahan jangka panjang.
Manfaat tambahan dari tanaman ini yaitu kemampuannya dalam mendukung mikrobiota tanah serta toleransi terhadap pH yang ekstrem. Tak hanya itu, banyak spesies Desmodium tahan terhadap naungan.
8. Arachis pintoi
Sebagai tanaman penutup tanah dari jenis kacang-kacangan merambat rendah, Arachis pintoi sangat efektif menjaga kelembapan tanah. Akarnya membentuk simpul nitrogen yang kuat dan dedaunannya mampu menekan pertumbuhan gulma.
Arachis pintoi memiliki bunga kuning kecl yang tampil menarik. Selain itu, tanaman ini juga memiliki umur produktif panjang dan sangat tahan terhadap pemotongan atau tekanan fisik, sehingga sangat bisa untuk reklamasi area dengan lalu lintas kendaraan tambang.
Dalam praktik revegetasi lahan bekas tambang, pemilihan benih cover crop tambang sangat memengaruhi keberhasilan reklamasi. Oleh karena itu, penting bagi Anda untuk memilih tanaman yang sesuai dengan kondisi lahan, iklim, serta kebutuhan ekologis setempat.
Pembelian benih dapat dilakukan melalui website Rajabenih.id, siap kirim ke seluruh lokasi tambang di Indonesia.